Belajar Penetration Test

Terbawa oleh kisah-kisah suksesnya mereka yang melakukan “hacking” banyak orang yang menginstall penetration test linux distro ke komputernya. Mencari script dan tools, lalu klik klik dan berharap akan bisa memasuki sebuah system. Mimpi ini kadang menjadi begitu brutal ketika tools disalahkan karena kegagalannya. Padahal selalu ada “man behind the gun” yang menjadi term di balik keberhasilan sebuah tools. Tools hanyalah sebagai alat bantu, sisanya akan sangat tergantung pada keahlian pelakunya sendiri.

Penetration adalah sebuah proses belajar tanpa akhir karena perkembangan teknologi yang begitu pesat dan tidak pernah berhenti. Banyak hal yang harus di kuasai agak menjadi seorang penetration tester yang baik.

Disini anda akan bisa belajar menjadi seorang pentester.

Dokumentasi mengenai cara mengakses lab penetration test akan di publikasikan dalam waktu dekat.

Kami menyarankan anda  menggunakan distro pentest buatan tim dari Indonesia, Dracos yang dapat anda install pada virtual mesin.

Kenapa ?

Dracos adalah distro yang cukup sulit digunakan diawal terutama untuk pemula, tapi akan memaksa anda meningkatkan pengetahuan anda mengenai sistem. Dracos yang berbasis LFS akan membuat anda dengan bebas menambah kurangkan paket yang diinginkan kemudian anda akan belajar menggunakannya secara manual. Kompilasi akan menjadi makanan anda sehari-hari. Banyaknya hal yang harus dikerjakan secara manual inilah yang akan menyebabkan anda semakin mahir dan mengenal banyak hal tentang system. Istilah orang dulu, Dracos is “old school style”.

Berani menerima tantangan untuk belajar lebih banyak ??? Coba pakai Dracos.

Anda bisa mengunjungi http://dracos-linux.org/ untuk mendapatkan info lebih banyak

Siap menerima tantangan ???

Silahkan buka

Penetration Test Challenge